Proyek Transportasi Kawasan Indonesia Timur 1 (EIRTP 1)
|
Proyek Transportasi Kawasan Timur Indonesia pertama kali dibahas dengan Bank Dunia pada Bulan Februari tahun 2000. The Eastern Indonesia Region Transport Project was first discussed with the World Bank in February 2000. Persiapan proyek ini didukung oleh Konsultan Bantuan Teknis ( (Technical Assistance for Eastern Indonesia Region Transport Priorities Analysis Study EIRTPA - Indec & Associates) yang dilaksanakan andata Desember 200 sampai dengan Februari 2002. Bantuan Teknis ini mendukung PPU Bintek yang selanjutnya merupakan cikal bakal dari Project Management Unit (PMU) pada Bulan Juni 2001. Preparation of the project was supported by a consultants TA contract (Technical Assistance for Eastern Indonesia Region Transport Priorities Analysis Study EIRTPA - Indec & Associates)which was carried out from December 2000 until February 2002.This TA supported the DGRI Project Preparation Unit (PPU, from Bintek) which later became the Project Management Unit (PMU) in June 2001. Pinjaman ini dinegosiasikan akhir tahun 2001 dan ditandatangani pada tanggal 22 Januari 2002. Sedangan pelaksanaan pinjamanan pada 27 Maret 2002 sampai dengan 30 Juni 2006. The loan was negotiated in late 2001 and signed on 22 January 2002.The loan became effective on 27 March 2002 and is scheduled to close on 30 June 2006. Proyek senilai US$ 264 Juta ini difokuskan pada peningkatan jalan-jalan nasional dan provinsi pada 15 provinsi di Kawasan Timur Indonesia. Pinjaman sebesar US$ 200 juta terdiri dari US$ 128.8 juta untuk Civil Work (pekerjaan jalan) dan US$12.7 juta untuk pengadaan barang (struktur jembatan). Pinjaman ini digunakan untuk membiayai 70% dari Civil Works sedangkan 30%nya berasal dari Dana GOI (pemerintah RI). Untuk program Konsultansi Bantuan Teknis memerlukan biaya sebesar US$29 Juta. The $264 million project is focused on improving national and provincial roads in the15 provinces of Eastern Indonesia.The $200 million loan includes $128.8 million for civil works and $12.7 million for procurement of goods (bridge superstructure).The loan finances 70% of civil works construction and GOI finances the balance of 30%.The loan includes $29 million for technical assistance consultancy programmes. Loan No. | IBRD 4643 IND | Loan Signing | 22 January 2002 | Loan Effective | 27 March 2002 | Loan Closing | 30 June 2006 | Loan Amount | $ 200,000,000 |
Walaupun Pinjaman ini efektif pada bulan Maret 2002, dalam rangkan mempercepat kemajuan kontrak paket pekerjaan civil works dari AWP-1) yang dimulai pada bulan November 2001 dibiayai dengan pinjaman sektor jalan raya (IBRD 3712-IND) sebesar US$ 4 juta (sebagai uang muka). Although the loan became effective in March 2002, in order to expedite progress of civil works contract packages from Annual Work Plan 1 (AWP-1) were started from November 2001 onwards with initial financing, of approximately $ 4m (advance payments), being funded from the ongoing highway sector loan (IBRD 3712-IND).
|